Gaya Hidup

Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Maret 2024

Yotube channel kami kena hack dan hilang


Kabar sedih yang harus saya sampaikan, seperti yang bisa dibaca di judul; YOUTUBE Channel kami kena hack. Sesuatu yang sudah dibangun lama, namun akhirnya hilang tiba tiba, sedih rasanya; namun kita tidak putus asa...

Kini kami memulai Youtube Channel baru, Hidup Selangkah Kedepan @cokvidya atau saya singkat HSK; dengan konsep lebih pribadi, dan menjadi edukasi dan hiburan dalam 1 paket, lebih seru dan tentunya bermanfaat, untuk itu saya ingin mengajak semuanya; yuk subscribe lagi di channel yang baru :)



Senin, 18 Januari 2021

Seduhan Biji Kopi "Green Bean" Minuman Kesehatan yang Populer


Mungkin sudah banyak yang tahu bahwa Green Tea (Teh Hujau) mengandung banyak antioxidan, namun tidak banyak yang tahu kalau biji kopi (yang belum di roasting / green bean) juga mengandung banyak antioxidan dan chlorogenic acid yang sering kali dikaitkan sebagai penurun berat badan.

Meminum seduhan atau ekstrak biji kopi (green bean) adalah hal yang populer di kalangan fanatik makanan atau minuman sehat, namun untuk orang umum, hal ini mungkin akan terdengar aneh. Ketika diseduh, tentu rasanya akan sangat jauh berbeda, hasil seduhnya pun, untuk seduhan biji kopi ini akan terasa seperti teh.


SEJARAH

Pada abad ke 15, di Yemen, seorang sufi dengan nama Jamal al-Din Abu 'Abd Allah Muhammad Ibn Sa'id memperkenalkan minuman yang ditemukan ketika beliau sedang berada di Afrika. Minuman tersebut diberi nama bun atau buna, minuman tersebut adalah biji kopi (yang belum di roasting) yang di tumbuk dan direbus untuk membuat ekstrak, seperti teh yang pekat, hanya saja terbuat dari kopi. Jadi pada awalnya, kopi tidak di roasting.

Ketertarikan dunia modern dengan ekstrak biji kopi ini, dimulai pada tahun 2012 ketika Dr. Mehmet Oz mempopulerkan teorinya bahwa kandungan chlorogenic acid pada biji kopi dan mendorong turunnya berat badan. Ketika proses roasting beberapa zat pada biji kopi berkurang / hilang.


Ada beberapa masalah dari meminum seduhan biji kopi, yaitu rasanya yang lebih pahit dibandingkan minuman kopi yang kita kenal, hal ini kemungkinan dikarenakan oleh kandungan caffeine-nya yang jauh lebih tinggi daripada biji kopi yang sudah di roasting. Selain itu, jika penyimpanan biji kopi-nya tidak baik, ada kemungkinan muncul jamur, atau busuk, yang ketika dikonsumsi dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Namun masalah itu, tentunya dapat diatasi dengan mudah, khususnya karena biji kopi memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan. Rasanya yang pahit, dapat diatasi dengan membuat campuran minuman yang nikmat, sedangkan masalah penyimpanan dapat diatasi dengan menggunakan biji kopi yang segar / baru, dengan penyimpanan yang baik, atau cara cara lain. 

Kamis, 07 Januari 2021

4 MANFAAT UTAMA KAYU MANIS


Mendengar nama Kayu Manis, untuk masyarakat Indonesia sudah bukan hal yang baru lagi. Bahkan tanaman ini sebenarnya sudah ditanam dan di ekspor sejak jaman penjajahan kolonial Belanda. Saat ini kayu manis sendiri semakin dikenal dan semakin digemari karena manfaatnya dan rasanya, karena itu popular digunakan sebagai campuran dalam makanan dan minuman.

Kayu Manis berasal dari kulit kayu tanaman varietas pohon cemara, genus Cinnamomum. Para petani Kayu Manis mengelupas kulit pohon tersebut, yang kemudian dikeringkan. Indonesia sendiri adalah produsen terbesar Kayu Manis dunia, karena iklim di Indonesia cocok untuk menanam pohon ini.


MANFAAT KAYU MANIS :

1. Menurut penelitian dari University of Michigan Life Science Institute, zat Cinnamaldehyde yang terkandung di dalam Kayu Manis membantu pembakaran lemak dalam tubuh. Selain itu juga membatasi pembentukan oksida nitrat dalam peroksidasi darah dan lemak, yang dapat menimbulkan gangguan otak, kanker dan penyakit lainnya.

2. Selain itu Kayu Manis juga memiliki sifat anti oksidan dan anti mikroba, sehingga bagus untuk membersihkan tubuh; misalnya dengan menggunakan campuran Kayu Manis dan Madu untuk lulur atau masker wajah, selain itu ketika dikonsumsi, Kayu Manis dapat mengurangi kerusakan akibat radikal bebas, memperlambat proses penuaan, anti inflamasi (peradangan).

3. Zat alami dalam Kayu Manis dapat memblokir enzim Alanin yang akan membuat glukosa terserap dalam darah, sehingga mengkonsumsi cukup Kayu Manis dapat membantu kita terhindar dari diabetes.

4. Sebuah penelitian yang dikutip oleh Natural Fertility Info, enzim Phosphatidylinositol 3-kinase dalam Kayu Manis akan mengurangi resiko wanita terkena penyakit PCOS atau Polycystic Ovary Syndrome yang dapat mengganggu fungsi ovarium, karena ketidakseimbangan hormone.


Kayu Manis adalah tanaman yang sangat bermanfaat, dan aromanya manis. Sebagai produsen terbesar Kayu Manis di dunia, maka di Indonesia sangat mudah mendapatkan Kayu Manis, dengan mengetahui manfaat Kayu Manis ini kita dapat mulai memasukkan Kayu Manis dalam makanan atau minuman yang kita konsumsi.

Walaupun sangat baik untuk kesehatan, namun konsumsi berlebih tetap akan memberi manfaat buruk. Untuk itu nikmati Kayu Manis secukupnya, sedikit di kopi atau teh dan sedikit di masakan atau kue.

Jika suka minum kopi susu, namun bingung bagaimana menambahkan Kayu Manis didalamnya, mungkin video pembuatan Cinnamon Latte ini dapat memberikan inspirasi.


Selasa, 13 Oktober 2020

Ingin belajar lebih dalam mengenai kopi, mulai dari mana?


latte art
Beberapa kali ada yang bertanya, "kalau ingin belajar buat kopi enak, saya mulai dari mana? alat apa yang dibutuhkan?"

Untuk menjawab hal ini, pertama kita tahu dulu mengenai sejarah kopi dan budaya minum kopi sendiri. Jadi berbicara mengenai budaya minum kopi, di Indonesia sendiri memiliki budaya minum kopi, yang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda (karena Belanda jualan rempah / hasil kebun, yang ditanam di Indonesia);

Kita di Indonesia, umumnya minum Robusta yang cenderung lebih murah, pahit dan panas, biasa dinikmati di warung kopi / kedai kopi bersama makanan manis.

Sedangkan minuman kopi seperti yang di Cafe adalah budaya minum kopi Italy, karena itu semua namanya menggunakan bahasa Italy; seperti Latte yang berarti susu, Cafe berarti kopi, Dulce yang berarti manis. 


Dan di dunia banyak sekali budaya minum kopi, dan semuanya enak, tergantung mau belajar yang mana? ada yang menggunakan kopi Robusta (seperti Indonesia, Vietnam dan Thailand) dan ada yang menggunakan kopi Arabica (seperti Australia, Italy dan Prancis). Dengan mengenal budaya kopi, kita akan mengerti jenis jenis "kopi enak" tidak terpaku hanya seperti yang di Cafe saja.

Lalu, apa selanjutnya? Setelah kita mengetahui variasi "kopi enak" di berbagai negara, kita mulai belajar lebih dalam, yaitu EKSTRAKSI; secara mendasar, ada 3 hal yang mempengaruhi ekstraksi kopi yaitu GRIND SIZE (ukuran gilingan kopi), SUHU (energi panas adalah tenaga yang dibutuhkan untuk mengekstraksi kopi) dan CARA SEDUH (ada 2 Immersion bubuk kopi ditenggelamkan, dan Perculation bubuk kopi dilewati air).


GRIND SIZE, SUHU dan CARA SEDUH, untuk belajar mengenai hal ini, ada banyak Informasi di Internet termasuk di Youtube Channel Balinest (bisa lihat dan jangan lupa subscribe). Untuk berlatih alatnya mudah sekali hanya butuh FRENCH PRESS (Immersion sederhana) dan PHIN FILTER / Vietnam Drip (Perculation sederhana).

Setelah menguasai ketiga hal tersebut, baru lanjut ke alat yang lebih rumit dengan parameter yang lebih canggih lagi :) Semoga penjelasan singkat ini bisa membantu, Salam Seruput....